|
Desa
GOWOK - Produksi Utama
Sebagian
besar penduduk Desa Gowok adalah petani dan peternak. pada
umumnya mereka petani multikultur. Artinya mereka mengusahakan
berbagai jenis tanaman di ladang yang sama secara tercampur. Ada
beberapa diantara penduduk Desa Gowok yang bekerja sebagai guru,
tentara, pekerja di perusahaan atau koperasi. Semula Desa Gowok
merupakan sentra penghasil emas hijau, yakni cengkeh dan panili.
Kini harga panili per kg basah adalah Rp 250.000,-
Pada masa kini hasil pertanian
yang dihasilkan oleh Desa Gowok antara lain padi, kelapa, kopi,
cengkeh, daun teh, kakao dan panili. Di samping itu mereka juga
menanam bahan dasar obat tradisional, seperti makuta dewa, serai,
temu lawak, kunyit, kunci dan sebagainya. Kemudian ada juga
beberapa petani yang memproduksi gula enau (aren) dan kelapa.
Tentu saja mereka juga menanam singkong, buncis, kacang panjang,
kecipir, labu siam, tomat dan beberapa jenis sayuran yang lain.
Mereka juga mananam pohon buah langsap, jambu biji, dan beberapa
jenis buah-buahan yang lain.
Kebanyakan penduduk Desa Gowok
juga memelihara ayam dan kambing. Ada juga penduduk yang
memelihara sapi. Pada jaman dahulu banyak penduduk yang
memelihara kerbau dan kuda. Kini kedua jenis binatang peliharaan
itu hampir tak ada lagi di Desa Gowok. Juga kebanyakan kambing
yang mereka pelihara adalah keturunan kambing etawa yang berasal
dari India. Orang sering menyebutnya sebagai kambing benggala,
karena secara tradisional dianggap berasal dari Benggala, India.
Kalu anda menginginkan, Anda
dapat membeli produksi Desa Gowok dengan harga yang relatif murah.
|