|
Desa
GOWOK - Lingkungan Sosial
Sebagaimana
Desa-Desa lain di Indonesia, kebanyakan pendudukan Desa Gowok
adalah orang berusia lanjut dan anak-anak usia non-produktif.
Angkatan Muda Desa Gowok sudah tersebar hampir di seluruh
wilayah Nusantara. Namun demikian, kebanyakan warga Desa Gowok
kini merantau di daerah Sumatra Selatan, Jambi, Riau dan
Kalimantan Barat. Banyak Guru telah dihasilkan disumbangkan oleh
Desa Gowok bagi daerah-daerah lain.
Orang Gowok sejak awal abad ke
20 termasuk orang-orang terdidik di jamannya. Lebih dari 10
pendeta telah disumbangkan oleh Desa Gowok ini bagi gereja dan
jemaat lain di tanah air Indonesia. Sebagai tambahan 2 orang
Pendeta telah disumbangkan oleh Trah Wiryasentenan.
Kebanyakan penduduk Desa Gowok
adalah petani dan pedagang kecil. Namun beberapa diantaranya
bekerja sebagai guru atau pegawai negeri/swasta. Ada juga yang
pensiunan. Sebagaimana di kebanyakan Desa lain, di Gowok juga
lebih banyak perempuan Lansia yang menjanda daripada lelaki muda
yang menduda.
Desa Gowok adalah Desa Plural.
Desa Gowok dihuni hampir semua penganut agama terbesar di
Indonesia. Mereka hidup rukun, saling menghormat, hidup bersama
membangun Desa dan bangsanya. Ada dua gereja dan satu mesjid di
Desa ini. Meskipun sebagian besar penduduk Gowok tidak merayakan
Idul Fitri secara formal, namun dengan rukun dan damai warga Desa
Gowok merayakannya secara meriah. Warga Desa Gowok bertetangga
baik dengan Desa Ketawang, Kalurahan Tawangsari, Kecamatan
Kaligesing, Purworejo. Desa Ketawang merupakan salah satu pusat
penyebaran agama Islam di daerah Pegunungan Menoreh.
Keramahan warga Desa Gowok akan
menyambut kedatangan Anda. Warga Desa Gowok akan menyambut Anda
sebagai saudara/ri tanpa membedakan asal-usul, warna kulit atau
agama anda. Silahkan sekali waktu datang ke Desa Gowok ketika
kami sedang merayakan Idul Fitri.
|